Jumat, 10 Juli 2026

Kacabdisdik Aceh Selatan Ajak Para Ayah Antar Anak di Hari Pertama Sekolah, Perkuat Pendidikan Karakter

Photo Author
Zumardi Chaidir, Daulataceh.com
- Jumat, 10 Juli 2026 | 15:36 WIB

Aceh Selatan | DaulatAceh – Kepala Cabang Dinas Pendidikan (Kacabdisdik) Wilayah Kabupaten Aceh Selatan, Annadwi, S.Pd., M.M., mengajak seluruh orang tua, khususnya para ayah, untuk mengantar anak mereka ke sekolah pada hari pertama masuk sekolah yang akan berlangsung pada Senin, 13 Juli 2026.

Ajakan tersebut merupakan tindak lanjut dari arahan Gubernur Aceh dan Kepala Dinas Pendidikan Aceh dalam memperkuat pendidikan karakter melalui gerakan "Ayah Mengantar Anak Pertama Masuk Sekolah", sebagai bagian dari penguatan nilai-nilai akhlak dan transformasi pendidikan di Aceh.

Kepada KBBAcehnews.com, Kamis (9/7/2026), Annadwi menjelaskan bahwa gerakan tersebut sejalan dengan kebijakan Pemerintah Aceh yang saat ini terus mendorong pendidikan karakter berbasis nilai agama dan akhlak, termasuk melalui implementasi Gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat.

Menurutnya, pendidikan yang berkualitas tidak hanya ditentukan oleh proses pembelajaran di sekolah, tetapi juga oleh keterlibatan keluarga dalam membangun karakter anak sejak dini.

"Mengantar anak ke sekolah pada hari pertama bukan sekadar aktivitas mengantar ke gerbang sekolah atau rutinitas keluarga. Momen ini memiliki dampak psikologis dan emosional yang sangat besar bagi anak yang sedang memasuki lingkungan belajar baru," ujar Annadwi.

Ia menjelaskan, kehadiran seorang ayah mampu memberikan rasa aman, mengurangi kecemasan atau separation anxiety, sekaligus menumbuhkan keberanian dan kepercayaan diri anak dalam memulai pengalaman belajar di lingkungan yang baru.

"Ketika seorang ayah hadir dan menggenggam tangan anaknya sambil memberikan semangat sebelum memasuki kelas, sesungguhnya ia sedang menanamkan rasa percaya diri yang akan dikenang anak dalam waktu yang sangat lama," katanya.

Menurut Annadwi, kalimat sederhana seperti "Ayah yakin kamu pasti bisa" memiliki kekuatan besar dalam membentuk mental, keberanian, dan rasa percaya diri anak.

Ia menambahkan, selama ini peran ayah kerap dipandang hanya sebagai pencari nafkah. Padahal, keterlibatan ayah dalam pendidikan anak memiliki pengaruh besar terhadap perkembangan karakter dan motivasi belajar.

"Saat seorang ayah meluangkan waktu mengantar anak ke sekolah, anak akan merasakan bahwa pendidikan adalah sesuatu yang sangat penting. Perhatian tersebut akan membuat anak merasa dihargai, meningkatkan motivasi belajar, sekaligus memperkuat ikatan emosional antara ayah dan anak," jelasnya.

Annadwi mengatakan, perjalanan menuju sekolah, percakapan singkat selama di kendaraan, hingga lambaian tangan orang tua di gerbang sekolah merupakan pengalaman emosional yang akan membekas dalam ingatan anak.

Karena itu, Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kabupaten Aceh Selatan akan terus mendorong Gerakan Ayah Hebat, Anak Senang menjadi budaya positif di seluruh SMA, SMK, dan SLB sebagai bagian dari kolaborasi antara sekolah, keluarga, dan masyarakat dalam menciptakan generasi Aceh yang tangguh, berakhlak mulia, dan berprestasi.

Di akhir penyampaiannya, Annadwi berharap seluruh orang tua di Aceh Selatan menjadikan hari pertama sekolah sebagai momentum untuk memperkuat kasih sayang, perhatian, dan pendampingan terhadap anak.

"Kehadiran ayah di hari pertama sekolah bukan sekadar formalitas mengantar sampai gerbang. Ini adalah investasi emosional yang sangat berharga untuk menanamkan kemandirian, keberanian, rasa dicintai, dan semangat belajar sejak anak mulai melangkah ke dunia pendidikan. Dari langkah kecil inilah akan lahir generasi Aceh yang cerdas, berkarakter, dan siap menghadapi masa depan," tutupnya.

Editor: Zumardi Chaidir

Sumber: Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan, Riset dan teknologi

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Terkini

X